Thursday, 23 January 2014

Tasawuf dan feqh~

Tidaklah bergerak setiap zarah yang ada melainkan semua dengan izin-Nya. Begitu pula dengan perjalanan hidupku. Awal perjalananku dalam menuntut ilmu, Dia mempertemukan aku dengan ilmu tasawuf, kemudian, Dia mempertemukan pula dengan ilmu feqh.

Sungguh, kedua-dua ini banyak memberi pengajaran yang bernilai dalam hidupku ini. Didoakan moga guru yang mengajarku dalam kedua ilmu ini dirahmati sentiasa...ameen. Sungguh, tatkala aku sendirian, aku berfikir...mengapa Allah mentaqdirkanku begini?? Hatiku menjawab, pasti ada hikmahnya.

Tasawuf itu ilmu akhlak. Mungkin saja Allah pertemukan aku dengan ia di awal perjalanan agar aku tahu beda adab dan biadap. Tasawuf itu juga batin, manakala feqh itu zahir. Dan kedua-duanya saling memerlukan. Berkata seorang 'alim:

"Man tasawaffa wa lam yatafaqa faqad tazandaqa, wa man tafaqaha wa lam yatasawaf faqad tafasaq, wa man tasawaffa wa taraqaha faqad tahaqaq”. Yang artinya : “Barangsiapa mempelajari/mengamalkan tasawuf tanpa fiqih maka dia telah zindik, dan barangsiapa mempelajari fiqih tanpa tasawuf dia tersesat, dan siapa yang mempelari tasawuf dengan disertai fiqih dia meraih Kebenaran dan Realitas dalam Islam.”


Alhamdulillah, ku rasakan kedua-dua ilmu ini benar-benar memberi manfaat untuk

 diriku...allahumma faqqihni fiddin, wa'allimni at-takwil...ameen.

No comments:

Post a Comment